Showing posts with label universitas sebelasmaret surakarta. Show all posts
Showing posts with label universitas sebelasmaret surakarta. Show all posts

Tuesday, April 23, 2013

Program Studi S1 Agroteknologi


Visi dan Misi


VISI
Menjadi penyelenggara pendidikan dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang budidaya tanaman yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dalam mewujudkan pertanian terpadu berkelanjutan dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional

MISI
  1. Menyelenggarakan pendidikan di bidang budidaya tanaman untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam mewujudkan pertanian terpadu berkelanjutan
  2. Menyelenggarakan penelitian yang mengarah ke pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk penyelesaian masalah di bidang budidaya tanaman, khususnya tanaman unggulan lokal
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat untuk penerapan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
  4. Meningkatkan dan mengembangkan kerjasama di tingkat nasional maupun internasional.

TUJUAN
Menghasilkan lulusan yang:
  1. Kompeten dalam bidang budidaya tanaman yang mencakup aspek sumberdaya lahan, agronomi, dan perlindungan tanaman berdasarkan kearifan lokal.
  2. Mampu berinovasi dalam menerapkan IPTEK.
  3. Mempunyai jiwa kepemimpinan dan kemampuan manajerial, serta adaptif terhadap lingkungan.
  4. Mampu berkomunikasi dan bekerjasama.
  5. Menjunjung etika profesi.
  6. Menghasilkan produk penelitian yang memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang budidaya tanaman, khususnya tanaman unggulan lokal, serta berkontribusi untuk penyelesaian masalah pertanian.
  7. Mendiseminasikan dan mengimplementasikan temuan IPTEK kepada masyarakat.
  8.  Menghasilkan jejaring (networking) kerjasama untuk meningkatkan mutu institusi dan lulusan.
Website Resmi Prodi Agroteknologi UNS : http://agroteknologi.fp.uns.ac.id

Fakultas Pertanian UNS


Sejarah Singkat Fakultas Pertanian UNS

Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta (FP UNS) yang didirikan tahun 1976, merupakan salah satu lembaga pendidikan negeri terkemuka di Jawa Tengah  yang mencetak tenaga profesional dan tenaga akademik di bidang pertanian.
       Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Surakarta semula berasal dari Fakultas Pertanian Universitas Swasta yang tergabung dalam Universitas Gabungan Surakarta. Selanjutnya Universitas Gabungan Surakarta diresmikan menjadi Universitas Negeri pada tanggal 11 Maret 1976 dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No 10 tahun 1976, tertanggal 8 Maret 1976 semula bernama Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret disingkat UNS.
Pada awal kelahirannya Fakultas Pertanian UNS mempunyai dua Jurusan  yaitu : Jurusan Budidaya Pertanian (BP)  dan Sosial Ekonomi Pertanian (Sosek). Jurusan Budidaya Pertanian (BP) mempunyai dua program studi yaitu Agronomi dan Ilmu Tanah, sedangkan Sosial Ekonomi Pertaian (Sosek) mempunyai dua program studi yaitu Ekonomi Pertanian dan Sosiologi Pedesaan (Berdasarkan SK Ditjen Dikti No. 39/Dikti/Kep/1984, tanggal 20 Juni 1984).   Dalam perkembangan berikutnya tahun 1996 melalui Surat Keputusan Ditjen Dikti No. 222/ DIKTI/ Kep/1996 tanggal 11 Juli 1996, Fakultas Pertanian UNS diputuskan memiliki 4 Program Studi, yaitu: Agronomi, Ilmu Tanah, Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis), Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP); dan sejak tahun 1997 dengan dikeluarkannya SK Ditjen Dikti No. 446/DIKTI/Kep/1997 tanggal 5 Desember 1997, bertambah satu Program Studi, yaitu Produksi Ternak. Sesuai surat Ditjen DIKTI Nomor: 2782/D/T/2004 tangal 16 Juli 2004 tentang ijin penyelenggaraan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian  (S1) pada Universitas Sebelas Maret, maka  Tahun Akademik 2004/2005 Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret membuka program studi baru yakni Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP).
      Untuk memberi kesempatan bagi lulusan Diploma I, II, dan III serta untuk menampung lulusan SLTA yang tidak mendapat kesempatan mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang mempunyai kemauan kuat meneruskan jenjang S-1, maka sejak tahun 1995 Fakultas Pertanian menyelenggarakan Program Non Reguler berdasarkan SK Dikti No. 119/DIKTI/ KEP/1996 dan No. 443/DIKTI/ KEP/1996, tanggal 26 Agustus 1996 untuk Program Studi Agronomi dan Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis), dan SK Rektor No. 128/J27.PP/1997, tanggal 06 Juni 1997 untuk Program Studi Ilmu Tanah.
         Seiring dengan dinamika yang terjadi pada dunia pendidikan khususnya pendidikan tinggi, maka mulai tanggal 29 Nopember 2007 pemerintah melalui Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional mengeluarkan SK No. 163/DIKTI/KEP/2007 yang berisi tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi Pada Perguruan Tinggi, sehingga Fakultas Pertanian yang sebelumnya memiliki enam Jurusan/Program Studi dengan proses merger menjadi empat Program Studi yaitu Program Studi Agroteknologi/Agroekoteknologi ( hasil penggabungan Jurusan/Program Studi Agronomi dengan Jurusan/Program Studi Ilmu Tanah), Program Studi Agribisnis (hasil penggabungan Jurusan/Program Studi Agrobisnis dengan Jurusan/Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian). Sedangkan untuk dua program studi yang lain tetap,  hanya berganti nama yaitu Jurusan/Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) berganti nama menjadi Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) dan Jurusan/Program Studi Produksi Ternak berganti nama menjadi Program Studi Peternakan.

Visi dan Misi

Sebagai lembaga pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat terkemuka di bidang pertanian dan pengelolaan sumberdaya alam
Visi : FP UNS adalah sebagai penyelenggara pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian terpadu berkelanjutan yang unggul ditingkat internasional.
Misi : FP UNS adalah:
  1. Menyelenggarakan pendidikan pertanian terpadu berkelanjutan untuk menghasilkan lulusan yang bertaqwa dan kompeten di bidang pertanian terpadu berkelanjutan yang berwawasan global.
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berguna bagi pembangunan pertanian terpadu berkelanjutan.
  3. Menyelenggarakan pengabdian dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian terpadu berkelanjutan.

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, berkepribadian dan berpengetahuan, berkemampuan dan berketerampilan dibidang pertanian terpadu berkelanjutan.
  2. Menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan unggul berbasis penelitian untuk pengembangan pertanian terpadu berkelanjutan.
  3. Menerapkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan  masyarakat dengan basis pertanian terpadu berkelanjutan.

Dosen, Karyawan dan Mahasiswa

Tenaga pengajar di Fakultas Pertanian UNS sebanyak 166 orang terdiri dari 18 Profesor (Guru Besar), 42 Doktor, 120 orang Magister / Master, dan 4 orang Sarjana. Jumlah tenaga administrasi sebanyak 72 orang.
Jumlah mahasiswa pada seluruh jenjang mulai D3 dan S-1 pada tahun akademik 2010/2011 berjumlah 2200 orang.

Produk, Sains dan Teknologi Unggulan

Fakultas Pertanian UNS telah mengembangkan dan menghasilkan berbagai produk antara lain berupa benih dan tanaman unggul, bibit hasil kultur jaringan, pupuk organik / anorganik, produk herbal dan berbagai jenis minuman dan makanan olahan.
Sains dan teknologi yang telah dikembangkan dan dihasilkan oleh Fakultas Pertanian UNS antara lain dibidang budidaya tanaman holtikutura dan tanaman, pemuliaan tanaman, pertanian organik, pupuk, tanah, pengelolaan DAS dan lingkungan, pengelolaan lahan kering, pestisida hayati, pengendalian hama / penyakit terpadu, bioteknologi untuk pertanian, kultur jaringan, pasca panen, agribisnis, sosiologi pedesaan, serta teknologi komunikasi dan penyuluhan dibidang pertanian, peternakan dan pengelolaan hasil.

Laboratorium

Sarana laboratorium meliputi :Program Studi Agroteknologi :
  1. Jurusan Agronomi:
    • Laboratorium Ekologi & Manajemen Produksi Tanaman
    • Laboratorium Hama & Penyakit Tumbuhan
    • Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dan Bioteknologi
    • Laboratorium Pemuliaan Tanaman
  2. Jurusan Ilmu Tanah
    • Laboratorium Fisika & Konservasi Tanah
    • Laboratorium Pedologi & Survei Tanah
    • Laboratorium Kimia & Kesuburan Tanah
    • Laboratorium Biologi Tanah
Program Studi Peternakan :
  1. Jurusan Peternakan
    • Laboratorium Sosial Ekonomi Peternakan
    • Laboratorium Nutrisi & Makanan Ternak
    • Laboratorium Produksi Ternak
    • Laboratorium Pengolahan Hasil Ternak
Program Studi Agribisnis :
  1. Jurusan SOSEK/Agrobisnis
    • Laboratorium Manajemen Agrobisnis
    • Laboratorium Ekonomi Pertanian
  2. Jurusan/Program Studi Penyuluhan & Komunikasi Pertanian (PKP)
    • Laboratorium Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
    • Laboratorium Sosiologi Pedesaan
    • Laboratorium Komunikasi Pertanian
  3. Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan :
  4. Jurusan Ilmu dan Teknologi Hasil Pangan
    • Laboratorium Rekayasa Proses Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian
    • Laboratorium Pangan dan Gizi
Di samping laboratorium yang ada di FP UNS terdapat juga laboratorium sentral UNS (kimia, biologi dan fisika) dengan peralatan yang mutakhir.
Kursus dan Jasa Layanan
  • Layanan laboratorium, jasa lain, dan produk pertanian tersedia.
FP UNS membuka layanan laboratorium untuk analisis tanah, air, tanaman dan residu pestisida, layanan klinik tumbuhan, penyediaan bibit hasil kultur jaringan, jasa rekomendasi kesesuaian lahan, pengelolaan lahan kering, pertanian organik, pembuatan peta sumberdaya lahan, studi agribisnis, analisa pakan, peternakan dan lain-lain.
  • Tersedia tenaga ahli dalam lingkup pertanian.
Tersedia tenaga ahli berpengalaman dalam lingkup pertanian, mulai dari agronomi, hortikultura, pemuliaan tanaman, ilmu tanah dan pengelolaan lingkungan, agroforetry, agribisnis, sosiologi pedesaan, komunikasi dan penyuluhan pertanian, hama dan penyakit tumbuhan dan produksi ternak.

Website Resmi Fakultas Pertanian UNS : www.fp.uns.ac.id


Lambang UNS


Arti Lambang UNS






Anatomi lambang UNS berbentuk bunga dengan 4 daun bunga sebagai visualisasi bangsa, yang berarti pendidikan putra-putri bangsa yang kelak akan mengharumkan nama bangsa & negara, Tiga daun bunga; atas, samping kanan & samping kiri merupakan pengejawantahan tri dharma perguruan tinggi, Satu daun bunga dibawah terdiri atas 5 satuan melambangkan sila-sila Pancasila, garis pembentuk 4 daun bunga dibuat secara berantai sedemikian rupa menggambarkan kesatuan civitas akademika UNS.

Bentuk kepala putik bunga digambarkan sebagai Wiku yang berasal dari bahasa Pali , yang kurang lebih bermakna orang yang berilmu tulisan melingkar yang mirip aksara Jawa merupakan Candra Sangkala (hitungan tahun Jawa) Mangesthi Luhur Ambangun Nagara melambangkan tahun Jawa 1908 atau tahun Masehi 1976, tahun berdirinya UNS.

Secara keseluruhan lambang UNS memvisualisasikan cita-cita luhurnya untuk membangun bangsa, Candra Sangkala itu seolah Praba yang bersinar, Praba dalam sejarah agama & pewayangan dipakai oleh orang suci, bijaksana dan berbudi luhur. Pusat lambang itu adalah otak Wiku (orang yang berilmu) yang digambarkan sebagai nyala api, mengisyaratkan sinar keabadian ilmu pengetahuan yang menerangi menuju pensejahteraan manusia. Warna biru laut merupakan ikrar kesetiaan dan kebaktian terhadap bangsa, negara, tanah air dan ilmu pengetahuan.

Visi Misi dan Tujuan



Visi Universitas Sebelas Maret
Menjadi pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional dengan berlandaskan pada nilai-nilai luhur budaya nasional.
Misi Universitas Maret
  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajran yang menuntut pengembangan diri dosen dan mendorong kemandirian mahasiswa dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang mengarah pada penemuan baru di bidang ilmu, teknologi, dan seni.
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang berorientasi pada upaya pemberdayaan masyarakat.
Tujuan
  1. Terciptanya lingkungan yang mendorong warga kampus mengembangkan kemampuan diri secara optimal.
  2. Dihasilkannya lulusan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani, rohani, dan sosial.
  3. Terciptanya wahana pengembangan IPTEK yang berdaya guna dan berhasil guna
  4. Terwujudnya desiminasi hasil pendidikan dan pengajaran serta penelitian kepada masyaarkat sehingga terjadi transformasi berkelanjutan untuk kehidupan yang lebih sejahtera.
  5. Terbangunnya pengembangan nilai-nilai luhur budaya nasional sebagai salah satu landasan berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam kehidupan
  6. Terwujudnya pranata kehidupan yang beradab menuju terciptanya masyarakat yang tertib dan damai
  7. Terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdaulat, bersatu, adil, dan makmur
  8. Terwujudnya Universitas Sebelas Maret sebagai universitas bereputasi internasional (internationally reputable university)
Website resmi UNS : www.uns.ac.id


Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta


Sejarah



"Kebeningan matahari pagi tanggal 11 Maret 1976, hari Kamis Kliwon, menambah cerah dan semaraknya sepanjang jalan tengah alun-alun utara Solo hingga sampai di Siti Hinggil. Hiasan warna warni dari kain dan janur, permadani merah bersih yang tergelar mulai dari Pegelaran sampai di Siti Hinggil dan terpugarnya wajah bangunan Siti Hinggil sendiri, menjadikan tempat upacara." (Abu Alim Masykuri, 1977)


Sebelas Maret jam 10.00 pagi, dengan dibacanya Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang pembukaan "Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret", maka Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi berdiri sebagai Perguruan Tinggi Negeri di Solo. Pemandangan yang meriah meramaikan peresmian universitas negeri yang telah ditunggu kelahirannya sejak lama itu. Cikal bakal UNS sendiri dapat dirunut jejaknya dari 1950-an.
Pada masa itu, Solo telah memiliki keinginan untuk mendirikan sebuah universitas negeri sendiri, mengingat kota lain telah memiliki universitas yang umurnya bahkan telah mencapai puluhan tahun. Namun, akibat perang, penyatuan pemerintahan, kekeruhan arus politik, ekonomi rakyat rusak, dan lain-lainnya, universitas negeri di Solo belum dapat diwujudkan.
Pada 1953, setelah semua kekacauan berakhir, timbul keinginan mewujudkan universitas itu kembali. Hal ini mengingat Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa asli, serta terdapat potensi yang besar di lapangan perguruan, baik tenaga pengajar dan siswanya. Panitia pendirian universitaspun dibentuk, dengan ketua Mohammad Saleh, Wali Kota Solo saat itu. Hanya saja, usaha ini gagal sebelum sempat dimulai.
Penyebabnya adalah tidak adanya sumber keuangan baik dari pemerintah daerah dan pusat, timbulnya keinginan sementara golongan untuk mendirikan universitas swasta secara sendiri-sendiri, dan kurang mendapat simpati beberapa orang dari Universitas Gajah Mada. Adanya hambatan dan pembangunan yang sedang dilakukan di Kota Solo membuat gagasan pendirian itupun lenyap. Hal itu ditambah pula dengan kegaduhan politik antarpartai yang berebut kekuasaan di pemerintahan.
Sepuluh tahun kemudian, pada 1963, mendadak muncul Universitas Kota Praja Surakarta (UPKS). Universitas ini diinisiasi oleh pemerintah daerah kala itu, yang dipimpin oleh Utomo Ramelan. Di masa ini pula, Partai Komunis tengah tumbuh dengan baik. Berbagai lini kehidupan juga terpengaruh keadaan itu. Begitu pula dengan UPKS, ilmu tentang sosialisme berkembang di dunia pendidikan universitas. Umur universitas ini juga tidak lama. Saat peristiwa G30 S pecah di Indonesia, universitas ini pun akhirnya terkubur karena semua hal yang berbau sosialisme/komunisme kemudian dilarang.

UNS dalam Sejarah



Gagasan pendirian universitas muncul lagi pada 11 Januari 1968, saat R. Kusnandar menjadi Wali Kota Kepala Daerah Kota Madya Surakarta. Ia pun membentuk panitia pendirian universitas. Hanya, seperti panitia yang terbentuk sebelumnya, panitia inipun gagal. Latar belakang kegagalan ini juga masih sama dengan sebelumnya, yaitu pemerintah pusat waktu itu tidak dapat membiayai pendirian universitas negeri di Solo serta keuangan daerah Solo ketika itu juga tidak mampu untuk membiayainya.
Di saat yang hampir bersamaan, pada 1966, Universitas Nasional Saraswati pun mengajukan dirinya untuk menjadi universitas negeri. Hal itu diperbolehkan oleh menteri. Kemudian, beserta universitas swasta dan kedinasan lainnya, sekumpulan universitas ini menjadi satu universitas baru bernama Universitas Gabungan Surakarta (UGS). Pada 1 Juni 1975, delapan universitas yang tergabung dalam UGS resmi didirikan. Kedelapan universitas itu adalah: STO Negeri Surakarta, PTPN Veteran Surakarta, AAN Saraswati, Universitas Cokroaminoto, Universitas Nasional Saraswati, Universitas Islam Indonesia cabang Surakarta, Universitas 17 Agustus 1945 cabang Surakarta, dan Institut Jurnalistik Indonesia Surakarta.
Pada penghujung Desember 1975, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan meninjau UGS dan memastikan bahwa pada 11 Maret 1976, UGS akan di-"negerikan."
Selanjutnya, UGS akan digabung dengan perguruan tinggi negeri dan swasta lain untuk membentuk universitas negeri di Solo. Perguruan tinggi tersebut adalah: Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Negeri, Sekolah Tinggi Olahraga, Akademi Administrasi Niaga Negeri yang sudah diintegrasikan ke Akademi Administrasi Niaga Negeri di Yogyakarta, Universitas Gabungan Surakarta, Fakultas Kedokteran P. T. P. N. Veteran cabang Surakarta. Universitas tersebut terdiri atas 9 fakultas, yaitu: Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan, Fakultas Sastera Budaya, Fakultas Sosial Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian serta Fakultas Teknik.
Dengan tuntasnya persiapan, akhirnya Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret resmi berdiri pada 11 Maret 1976

Selintas UNS



Univesitas Sebelas Maret atau yang biasa dikenal UNS merupakan salah satu perguruan tinggi yang berada di kota Solo, The Spirit of Java. Terletak di sisi timur kota Solo, UNS memiliki kampus dengan suasana kondusif, teduh, rimbun pepohonan, asri, dan nyaman untuk mendukung kesuksesan pembelajaran para mahasiswanya. Dengan kondisi itu, tak sedikit pihak yang lantas mengenal UNS sebagai green campus.
Tak hanya itu, perkuliahan di UNS pun didukung dengan dosen-dosen yang berkompeten, terampil, dan memiliki banyak pengalaman di bidangnya. Saat ini UNS memiliki mahasiswa sebanyak 35.562 mahasiswa yang dibimbing dengan jumlah tenaga pengajar 1.634 dosen. Dari 1.634 dosen itu terbagi dalam beberapa kualifikasi, meliputi: 1.108 bergelar master, 316 doktor, dan 95 guru besar.
Selama kurun waktu 37 tahun UNS berdiri telah menghasilkan lulusan sebanyak lebih dari 130.000 alumni yang kini banyak menempati pos-pos vital di berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta.
Kegiatan pembelajaran di kampus juga dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan yang memiliki koleksi hampir 400.000 eksemplar. Secara lebih detil, koleksi perpustakaan UNS memiliki: 283.694 eksemplar buku ilmiah, 30.350 koleksi majalah dan koran serta 10.823 jurnal. Jumlah itu masih ditambah dengan ribuan koleksi dalam bentuk digital.
Selama menempuh di UNS tersedia pula berbagai jenis beasiswa baik dari intansi swasta maupun pemerintah. Pada tahun 2012, UNS menyalurkan beasiswa sebanyak lebih dari Rp 22,8 miliar bagi 3.778 mahasiswa. Pada tahun yang sama, UNS menerima mahasiswa peraih beasiswa bidik misi sebanyak 1.020 mahasiswa.
Selintas UNS ditutup dengan capaian UNS meraih bintang dua versi The Higher Education Suplement-Quacquarelli Symonds (THES-QS) Stars pada tahun 2011 dan 2012. Capaian itu semakin mengokohkan UNS menuju universitas berreputasi internasional
website resmi UNS : www.uns.ac.id